Aku Hendak Menukar Jantungku

demikianlah belakangan ini semakin
sering aku mencarimu lebih dari biasa
ke dalam jauh tak menjumpai apa-apa
bahkan di lubuk waktu yang tetap padahal
aku tak hendak meminta rupa wajahMu
serupa musa aku ingin menukar jantungku
agar tak terus kudapati
diriku selamanya berdusta

[Februari 16, 2010 12:04]

Dalam Kepundan

akulah kaca tersayat alurnya
retak pecah perlahan
oleh sesal tangis-tangis
yang menjadi jalan lingkar
surut kemudian
sedemikian rupa berulangnya
hingga pertanyaan tak lagi
menjadi selempang yang berat
saat kepasrahan hangus
dalam kepundan

[Februari 16, 2010 11:59]

Bau Tuhan

: Mardi Luhung

dari pesisir yang jauh
senja yang angslup membawakan
padaku bau amis sajakmu
ini bau Tuhan, yang bagiku serupa
lendir kakap dikutuki laut.
aku menyingkir terhibuk-hibuk
gegas menuju sisi langit yang
hadir pada birahi ganjil
di titik-titik malam
aku jumpai bau tuhan yang ngalir
kesturi anyir yang lain

[Februari 16, 2010 11:59]

Semacam Suara

sesekali singgahlah di ruang teduh
di antara udara yang gaduh bila mujur
kau bisa menjumpaiku di balairung untuk
bertanya perihal mengapa dulu adam
disingkirkan atau bila tidak tinggalkanlah
doa di dinding pertemuan tunggulah
isyarat pada cahaya sehingga kau tak lagi
diseret-seret oleh rindu yang legam
ketika menangkap maknanya

[Februari 06, 2010 11:09]

Sajak Pengap

berapa umur kepengapan ini aku tak
mengetahuinya pasti pernah kutanya ibu
tentang mengapa ia begitu membelit
“dalam sejarah pengap itu sembilan bulan
usiamu hal yang diwariskan sejak adam
dan hawa tergoda oleh buah khuldi lalu
turun temurun dari sulbi ke sulbi hingga
sampai pula akhirnya di tubuhmu”.
demikianlah setiap hari di tubuhku pengap
ini semakin tua yang dipandang mataku pengap,
yang didengar telingaku pengap, yang dirasa
lidahku pengap, yang dipikirkan otakku pengap,
yang berdegup di jantungku pengap, yang
mengalir di darahku pengap bahkan spermaku
pengap. mungkin begitulah cara kepengapan itu
diwariskan, aku tak berani tanya pada ayah
tapi kukira ia merasakan hal yang sama. pun
sebab spermaku pengap maka aku harus segera
bersiap jika anakku mengeluh dan bertanya.
sebelum yang mengintip dari balik langit
memindahkan kepengapanku. kubayangkan diriku
diikat kain kafan pengap, ditenggelamkan dalam
kubur pengap, kembaliku pengap selamanya
pengap sebab aku dan pengap adalah sekutu.

[Februari 06, 2010 11:09]

Tentang Penyesalan

pada air mata yang terjatuh penyesalan
bersembunyi di urat tenggorokan yang tercekat
memilih menjadi sungai yang hanya melewati
jantung bermuara di kelamin yang menggantung
muncrat sebagai kenistaan yang mengembus
sebagaimana buhul ditiup berulang-ulang
oleh penyihir menjelang malam gelap

[Februari 06, 2010 11:07]