Ke Dalam Sajak Ini Kumasukkan Nyala Api dan Kata-kata Penyair yang Aku Khidmati

ke dalam sajak ini kumasukkan kata-kata
Aan Mansyur. supaya kau bisa menikmati
tarian bayang-bayangmu. tempat selalu aku
menginderaimu.
ke dalam sajak ini kumasukkan kata-kata
Malna. ada seorang gadis menulis surat
dengan kata-kata gagap di situ, seperti
suara pengadilan dalam bangunan itu.
ke dalam sajak ini kumasukkan kata-kata
Sapardi. sunyi adalah minuman keras,
beberapa orang membawa perempuan,
beberapa orang bergerombol,
dan satu-dua orang menyindir diri sendiri.

ke dalam sajak ini kumasukkan nyala api.
agar kau terbakar dan aku mati.

[September 18, 2011 22:34]

Advertisements

Sembilan Belas Tujuh Enam Bukan Tahun yang Baik untuk Dilahirkan

sembilan belas tujuh enam bukan tahun yang baik untuk dilahirkan. hujan meteor di Jilin. bola api besar melintasi langit dan segera pecah menjadi tiga bagian. dengan batu meteorit kecil yang tak terhitung jumlahnya. tiga bola api terbang ke barat dengan sangat cepat. dengan suara gemuruh dari gelombang kejut berkecepatan tinggi. di bawah jendela-jendela rumah hancur berantakan. banyak yang percaya tiga orang penting akan meninggal. di tempat lain seorang ibu terbaring di ranjang sendirian. melahirkan bayinya tanpa bantuan. sebab tiga orang kekasihnya meninggal, sebelum aku yang bayi dilahirkan.

[September 18, 2011 09:54]