Dua Panggung yang Saling Terhubung di atas Punggung

lembah merpati di cappodacia

ingatlah: punggung ngilu berkepanjangan merakit tempat pestanya sendiri. sebelah panggung tersusun dari berahi terjal dan pejal puisi. kombinasi yang meletakkan dirinya penuh kecuraman seperti lembah merpati di cappodacia. tempat bangsa manusia ribuan tahun lalu menyusun rencana pesta melenyapkan kaum peri. sebab menegakkan aturan lebih mungkin daripada menyatukan perbedaan apalagi melanggar kesepakatan sendiri.
ingatlah: punggung retak berekahan menampakkan 36 jenis penyesalan tiap kali puluhan batu kerucut berlomba mencapai hamparan luas rasa sakit. menggemeretakkan tulang pada unggunan api yang belum pernah melelehkan lilin. keheningan yang belum pernah menyimpan harap lain. keriuhan yang belum pernah menyimpan doa lain. selain nyala redup kau di ujung cuaca malam: elveda, elveda, teruslah berbahagia.

padang rumput di andalusia

ingatlah: punggung kaku berkelanjutan merakit tempat pestanya sendiri. sebelah panggung tersusun dari tafsir mimpi dan tali takdir. kondisi yang menggerakkan dirinya penuh keberlainan seperti padang rumput di andalusia. tempat yang mengambil kaum pria dan tidak selalu kembali. sebab mengikuti mimpi lebih asin dari menggembalakan domba-domba atau terpaksa tinggal dan tak bisa menjadi bagian dari segala sesuatu.
ingatlah: punggung rebak bergetahan menumpahkan 24 jenis kopla duka-lara tiap kali bagian awan bekerja mengintai dataran padas serba sulit. menggemeretakkan tulang pada unggunan api yang belum pernah melelehkan lilin. kedekatan yang belum pernah memeram sebab lain. kejauhan yang belum pernah memeram alasan lain. selain nyala redup kau di ujung cuaca malam: despedida, despedida, teruslah berbahagia.

[November 18, 2012 08:15]

Advertisements