Waltz Muram yang Lain

: drs

bagaimana cara menulis puisi dengan takaran kesedihan yang pas
jika mungkin ada huruf yang tertawa lepas
mengolok-olok semua kebohongan yang tidak pantas

marilah saja saling melupakan sebagai lintah dan kerbau
hafalkanlah tiap kesalahan seperti anak kecil melangkah masuk ke dalam api
sentuhlah garis wajahku untuk merangkum senda gurau
sebab kau dan aku tidak akan lagi saling tergantung menyesatkan diri

demikian mencintaimu–demikian butuh dan terkulai
kembang-kempis tubuh bertahan dalam penyangkalan paling piawai

jika Tuhan tidak memberi amnesia
dan logika tidak melindungi kita
menghilang sajalah di balik kabut
kita akan menguap di tempat paling lembut

[Mei 05, 2017 05:05]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s